Selasa, 14 Mei 2019

Efektif 16 Mei 2019, CKB Logistics Tambah Jadwal Layanan Rute Jakarta –Timika

Jakarta, OG Indonesia-- CKB Logistics menambah jadwal layanan cargo freighter pada rute Jakarta  – Timika yang sebelumnya hanya 1 (satu) kali seminggu menjadi 2 (dua) kali seminggu, yang beroperasi setiap Kamis dan Sabtu. Penambahan jadwal layanan cargo freighter ini akan efektif mulai 16 Mei 2019, menggunakan pesawat Boeing 737-200 dengan total kapasitas sebanyak 16 ton angkutan kargo.


President Director CKB Logistics Iman Sjafei menerangkan, penambahan jadwal layanan cargo freighter untuk rute Jakarta tujuan Timika ini merupakan salahsatu bagian dari strategi perusahaan mengantisipasi pertumbuhan industri di kawasan Indonesia Timur.

“Target market kami adalah perusahaan yang bergerak di sektor energi dengan operasional area berada di wilayah Papua dan sekitarnya termasuk perusahaan jasa pendukungnya,” ujar Iman.

Menurut Iman, layanan cargo freighter CKB Logistics memiliki keunggulan diantaranya yaitu ketepatan waktu pengiriman, kepastian mengenai jadwal penerbangan, harga yang kompetitif, dapat menangani jenis kargo yang overweight dan oversized serta tidak ada volume surcharge untuk pengiriman dengan berat lebih dari 250 kg.

Selain rute Jakarta – Timika, CKB Logistics juga mengoperasikan layanan cargo freighter dari Singapura tujuan Jakarta dan Balikpapan yang beroperasi 5 (lima) kali seminggu dari Selasa sampai dengan Sabtu.

“Kedepannya, kami berharap layanan cargo freighter CKB Logistics dapat diperluas baik secara rute maupun jadwal penerbangan. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan layanan kargo udara, maka untuk mengakomodir kebutuhan para pelanggan ke depannya, CKB Logistics akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik” pungkas Iman.

Sebagaimana diketahui, CKB Logistics merupakan anak perusahaan PT ABM Investama Tbk, perusahaan penyedia layanan logistik terpadu dan telah melayani sejumlah perusahaan-perusahaan terkemuka di sektor energi dan non energi dengan jangkauan layananan yang cukup luas, yakni sejumlah lebih dari 50 lokasi jaringan operasional yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, baik di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan juga bagian timur Indonesia seperti Sulawesi, Ternate, Ambon, dan Papua. MB