Selasa, 16 Juli 2019

Enam KKKS Sepakat Kontrak Bersama Shorebase Demi Efisiensi

Jakarta, OG Indonesia -- Enam perusahaan KKKS sepakat kontrak bersama untuk meningkatkan efisiensi dalam menjalankan proses bisnisnya. Hal ini terwujud dalam penandatanganan Kontrak Bersama "Provision of Integrated Sharing Logistic Support Base Facilities and Service", yang dilakukan di Kantor SKK Migas, Jakarta, Senin (15/07). 


Enam KKKS tersebut adalah PT Pertamina Hulu Energi WMO (PHE WMO) sebagai leader kontrak kersama, lalu ada Petronas Carigali (PC) Muriah Ltd., PC Ketapang II Ltd., PC North Madura II Ltd., PT Pertamina EP dan KrisEnergy (Satria) Ltd..

Dalam kontrak bersama yang mulai efektif 1 Agustus 2019, akan berlaku nilai harga satuan yang sama dan terbaik untuk seluruh KKKS yang menggunakan Fasilitas dan Jasa Shorebase terintegrasi yang berlokasi di Lamongan Shorebase. Di mana sebelum adanya kontrak bersama ini, 6 KKKS yang berada di Lamongan Shorebase memiliki Kontrak sendiri dengan penyedia jasa yang sama, dan terdapat variasi nilai harga satuan.

Huddie Dewanto,  Direktur Keuangan & Layanan Bisnis PHE menyampaikan bahwa melalui kontrak bersama ini, akan membawa keuntungan yang signifikan bagi negara melalui efisiensi dan optimalisasi biaya operasi hulu migas dan dapat dijadikan benchmarking bagi KKKS lain.

"Dengan sinergi yang sangat baik ini, didapatkan nilai cost-saving sebesar IDR 119 miliar, dibandingkan apabila para KKKS tetap menggunakan harga kontrak lama untuk periode 5 tahun ke depan," kata Huddie.

Sementara itu, Tunggal, Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas menyampaikan industri migas saat ini sangat mendorong upaya-upaya efisiensi oleh para pelaku migas, mulai dari level Regulator, Pengawas, Pengendali dan Pelaksana, sehingga dapat menciptakan kegiatan yang efektif dan efisien. 

"Salah satu upaya pencapaian kegiatan yang efektif dan efisien tersebut yakni adanya sinergi dari para pemangku kepentingan melalui pengadaan bersama atau kontrak bersama ini untuk ikut berperan bersama dalam mendukung peningkatan produksi dan lifting migas nasional," ucapnya. RH