Alumni Teknik Mesin Universitas Brawijaya Silaturahim di Cikarang

Foto-foto: Hrp
Cikarang, OG Indonesia -- Minggu (13/10/2019) pagi, Ballroom Hotel Sahid Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sudah riuh dengan obrolan dan tawa banyak orang dengan kaos bernuansa putih dan biru tua. Semuanya melepas kangen dan bercerita tentang masa-masa kuliah di Jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya, Malang dahulu.


Ada sekitar 632 orang yang hadir dari sebanyak 5.300 alumni Teknik Mesin Universitas Brawijaya yang ada. Sebagian bahkan semangat membawa anggota keluarganya untuk turut serta. Para dosen Universitas Brawijaya pun tak ketinggalan, mereka datang langsung dari Malang ke Cikarang dengan naik bus.

Kenapa Cikarang dipilih? Ternyata Cikarang merupakan salah satu basis tempat alumni Teknik Mesin Universitas Brawijaya berkarya dan bekerja. Di samping itu, setidaknya Cikarang juga berada di titik tengah sentra domisili alumni di Jakarta, Bandung, Cirebon dan sekitarnya.

Dikatakan Djarot Darmadi, Ketua Jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya, Silaturahim Nasional Ikatan Alumni Teknik Mesin Universitas Brawijaya Alumni memiliki posisi dan peran strategis termasuk bagi pihak kampus. Perguruan tinggi sebagai almamater dengan alumninya dapat bersimbiosis mutualisma. "Jika para alumni dan kampus bersinergi bisa mengembangkan mahasiswa untuk menjadi lebih kompetitif," kata Djarot.

Ditambahkan olehnya, alumni secara tidak langsung juga bisa berperan sebagai sales promotion person. Sebab, alumni adalah show chase atau contoh nyata dari almamaternya. 

Salah satu alumni Teknik Mesin Universitas
Brawijaya adalah Ali Mundakir, Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy (Angkatan 1987). "Saya sebagai alumni Teknik Mesin Universitas Brawijaya sangat mendukung acara seperti ini. Selain silaturahim, kami juga bisa menjalin jejaring dan memberikan masukan kepada almamater," kata Ali yang juga Ketua Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.

Ali menyebutkan, potensi alumni yang menduduki posisi penting dan strategis dapat menjadi penjungkit nama dan keberadaan almamater dan juga alumni yang lain. Banyak hal yang bisa dilakukan, menyediakan tempat magang atau kerja praktek bagi mahasiswa. Bisa juga alumni sebagai nara sumber membekali mahasiswa dengan keilmuan dan juga berbagi pengalaman di lapangan.

"Hal ini sudah secara rutin dilakukan alumni yang datang langsung ke Malang, maupun saat acara di beberapa daerah. Program seperti ini perlu terus ditumbuhkembangkan," tutur Ali.

Selain Ali Mundakir, beberapa nama jebolan Jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya yang kini menjabat posisi penting di perusahaan ternama antara lain Edhie Sarwono (Direktur PT. United Tractors Tbk), Wiko Migantoro (Dirut Pertamina Gas), Nepos Pakpahan (Dirut Pertamina Trans Kontinental), Made Adi Putra (Direktur Operasi PT Patra Niaga), Nyoman Awatara (Direktur Perencanaan dan Pemasaran PT. PJB Services), Mardianus Pramudyo (Direktur Keuangan PT INKA), dan masih banyak lagi.

Dilanjutkan Djarot Darmadi, selain untuk menambah jejaring dan jadi ajang kolaborasi antar alumni dan juga alumni dengan kampus, acara silaturahim ini juga dimanfaatkan para alumni untuk memberikan masukan, termasuk kurikulum kepada Jurusan Teknik Mesin UB. Acara ini juga dimanfaatkan untuk memilih Ketua Ikatan Alumni Teknik Mesin periode 2019-2023.

"Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada para sponsor dan donator yang telah menyukseskan acara ini. Semoga mendapat balasan yang jauh lebih baik. Kami berharap apa yang kami lakukan menjadi sumbangsih memberikan SDM  unggul kepada negeri ini," pungkas Djarot. RH

Alumni Teknik Mesin Universitas Brawijaya Silaturahim di Cikarang Alumni Teknik Mesin Universitas Brawijaya Silaturahim di Cikarang Reviewed by OG Indonesia on 11.59 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.