Sabtu, 16 November 2019

CSR Pertamina EP Diapresiasi Kementerian Kesehatan

Jakarta, OG Indonesia -- PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, mempunyai tugas mencari sumber minyak dan gas untuk mendukung target produksi yang telah ditetapkan.


Sejalan dengan hal tersebut, PT Pertamina EP (PEP) juga berkomitmen untuk menjalankan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai bidang. Salah satunya yang dijalankan oleh PT Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field melalui program kesehatan Pantas Mentas (Pantang Anak Stunting, Pencegahan Anak Stunting).

Implementasi program tersebut pun berhasil mendapatkan penghargaan Mitra Bakti Husada Kategori Corporate Social Responsibility (CSR) Award bidang kesehatan tahun 2019 dari Menteri Kesehatan. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka peringatan hari Kesehatan Nasional yang dilaksanakan di ruang Siwabessy, Gedung Prof. Sujudi, Kementrian Kesehatan, Selasa (12/11/2019).

General Manager Asset 5 Andri Haribowo hadir langsung untuk menerima penghargaan yang diserahkan oleh Dirjen Kesehatan Masyarakat dr. Kirana Pritasari. Andri menuturkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih. “Semoga penghargaan ini bisa semakin memotivasi kami semua dalam menjalankan program Pantas Pentas tersebut, sehingga tujuan utama yaitu menjadikan mayarakat sekitar bebas stunting dapat tercapai”, terangnya. 

Lebih lanjut beliau berkata, “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kementerian. Kedepannya kami akan semakin meningkatkan lagi program ini,” ujarnya.

Sangasanga Field Manager Jemy Oktavianto yang juga hadir pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa program Pantas Pentas ini sudah mulai berjalan sejak awal tahun 2019. Screening dilaksanakan di kecamatan Samboja selaku ring satu wilayah kerja Sangasanga Field untuk menjaring anak anak balita khususnya dibawah usia dua tahun yang mengidap stunting.

“Selanjutnya, kita melaksanakan program perbaikan gizi bagi anak-anak yang terdeteksi mengidap stunting. Kita support tambahan gizi agar predikat stunting tersebut hilang,” terangnya. 

Selain itu, pihak Sangasanga Field juga melibatkan masyarakat sekitar untuk menjadi kader dalam program ini. Kader-kader ini turun ke lapangan dan aktif dalam memonitoring balita dibawah dua tahun ini.

“Kami memiliki Comunity Base Health Care System, melalui program ini justru Kader kami yang aktif turun ke masyarakat, bukan orang tua yang datang ke Puskesmas. Tentunya kami juga berkoordinasi dan didukung oleh stake holder setempat, ” jelasnya.

Sepekan sebelum penerimaan penghargaan tersebut, Sangasanga Field juga melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, Rabu (06/11/2019). 

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menjaga komunikasi dan silahturahmi antara PT PEP Asset 5 Sangasanga Field dengan Pemerintahan Daerah Kutai Kartanegara. Dalam kesempatan tersebut, Sangsanga Field Manager Jemy Oktavianto tiba di Rumah Jabatan Bupati di Tenggarong dengan disambut hangat oleh Edi Damansyah dan Jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah pada Rabu kemarin.

Jemy turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Bupati dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap operasi Pertamina EP di wilayahnya “Kami berharap agar kegiatan operasional Perusahaan di Sangasanga mendapatkan dukungan dari pemerintah sehingga mendukung pencapaian target produksi nasional”, pungkasnya. RH