Jumat, 07 Februari 2020

Keistimewaan Aceh di Bidang Migas Harus Bermanfaat untuk Rakyat

Banda Aceh, OG Indonesia -- Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Teuku Mohamad Faisal mengingatkan bahwa sebagai badan pengendalian dan pengawasan terhadap kontrak kerjasama migas di wilayah Aceh, para pegawai BPMA diharapkan dapat menjalankan tugas itu dengan baik, sehingga keistimewaan Aceh di bidang migas dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi rakyat, bangsa dan negara.


Hal tersebut disampaikan Kepala BPMA ketika melantik Wakil Kepala BPMA Muhammad Najib beserta sejumlah pegawai BPMA di Banda Aceh, Kamis (6/2/2020). Pengambilan sumpah tersebut juga disaksikan langsung oleh Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah. 

Untuk menunjukkan komitmennya, Wakil Kepala BPMA dan para pegawai BPMA yang dilantik juga menandatangani pakta integritas.

Dikatakan Mohamad Faisal, untuk melakukan pengawasan di industri hulu migas tidaklah mudah mengingat sistem pengelolaan migas sangat kompleks. "Itu sebabnya, pengetahuan terkait tugas dan tanggung jawab sebagai pegawai BPMA harus senantiasa ditingkatkan," pesannya.

Ditambahkan olehnya, guna meningkatkan kreativitas dan terus berinovasi, pegawai BPMA harus optimis dalam menjalankan tanggung jawabnya. 

"Kolaborasi adalah hal kunci yang juga menjadi hal penting sebab dengan adanya kolaborasi, kita bisa menjalankan pekerjaan bersama-sama, bahu-membahu, mewujudkan tujuan dari lahirnya lembaga ini," tambahnya. (R3/Migas Indonesia)